Kendari – Komisi II DPRD Kota Kendari menggelar rapat kerja bersama mitra kerja Bapenda Kota Kendari dan Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM Kota Kendari, Senin (5/1/2026). Rapat ini difokuskan untuk membahas berbagai strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mengidentifikasi sumber-sumber baru penerimaan daerah di tahun 2026. Selain itu, rapat juga membahas kendala-kendala yang dihadapi oleh kedua OPD tersebut dalam mencapai target PAD yang telah ditetapkan.
Rapat yang digelar di ruang aspirasi Sekretariat DPRD Kota Kendari ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, Dr. Jabar Al Jufri, didampingi Wakil Ketua Komisi II Amiruddin, serta anggota Komisi II antara lain Fitri Yanti Rifai, Muhammad Maulana Ali Syaputra, Hetty Saranani, dan Syaifullah Usman. Hadir pula Kepala Dinas Bapenda Kota Kendari, Rudi Lakebo, dan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM Kota Kendari, Syarifuddin, beserta jajarannya.
Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Dr. Jabar Al Jufri, menyampaikan bahwa rapat kerja ini merupakan langkah konkret DPRD dalam mendukung upaya Pemerintah Kota Kendari untuk meningkatkan PAD. Ia berharap, melalui rapat ini, dapat ditemukan solusi-solusi inovatif untuk mengoptimalkan potensi PAD yang ada.
“PAD adalah tulang punggung pembangunan daerah. Semakin besar PAD kita, semakin banyak program-program pembangunan yang dapat kita laksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dr. Jabar Al Jufri.
Dr. Jabar Al Jufri juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD, Bapenda, dan Dinas Perdagkop UKM dalam menggali potensi PAD yang ada. Ia berharap, ketiga lembaga ini dapat bekerja sama secara erat untuk mencapai target PAD yang telah ditetapkan.
“Kita harus bekerja sama secara erat untuk mencapai target PAD yang telah ditetapkan. Kita harus mencari cara-cara baru untuk meningkatkan PAD, tanpa memberatkan masyarakat,” kata Dr. Jabar Al Jufri.
Lebih lanjut, Dr. Jabar Al Jufri berharap, Bapenda dan Dinas Perdagkop UKM dapat segera menindaklanjuti hasil rapat kerja ini dengan menyusun rencana aksi yang konkret dan terukur. Ia juga meminta agar kedua OPD tersebut dapat secara rutin melaporkan perkembangan pelaksanaan rencana aksi tersebut kepada DPRD.
Dengan adanya rapat kerja ini, diharapkan PAD Kota Kendari dapat meningkat secara signifikan di tahun 2026, sehingga dapat mendukung pelaksanaan program-program pembangunan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.

