Kendari – Sekretaris DPRD Kota Kendari, M. Ibrahim Muis, mengikuti pengarahan teknis pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tahun 2026 secara daring, Kamis (29/1/2026). Acara ini juga diikuti oleh jajaran Sekretaris Daerah Provinsi, Sekretaris DPRD Provinsi, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, dan Sekretaris DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia.
Kegiatan ini diselenggarakan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang akan dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia dan ditutup oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, pada Senin, 2 Februari 2026, di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Jawa Barat.
Sekretaris DPRD Kota Kendari menyimak dengan seksama seluruh materi yang dibawakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, meliputi tata cara berpakaian bagi Ketua DPRD dan Kepala Daerah se-Indonesia, pengaturan transportasi peserta Rakornas untuk mencegah kemacetan dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat, serta proses registrasi peserta Rakornas.
M. Ibrahim Muis menyampaikan bahwa pengarahan ini sangat penting untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan Rakornas 2026. Ia berharap, Rakornas ini dapat menjadi momentum penting bagi peningkatan koordinasi dan sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Pengarahan ini sangat bermanfaat untuk memastikan kita semua siap menyukseskan Rakornas 2026. Saya berharap, Rakornas ini dapat menghasilkan rumusan-rumusan kebijakan yang dapat memberikan solusi nyata bagi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh daerah,” ujar M. Ibrahim Muis.
Lebih lanjut, M. Ibrahim Muis menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program-program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Ia juga berharap, Rakornas ini dapat mempererat tali silaturahmi dan kerjasama antar daerah di seluruh Indonesia.
Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik, diharapkan Rakornas 2026 dapat berjalan sukses dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan bangsa dan negara.

