KETUA DPRD KENDARI HADIRI RAKOR PENANGANAN BANJIR, SINERGI PEMERINTAHAN JADI KUNCI PERCEPATAN SOLUSI

Kendari (Humas DPRD Kota Kendari) – Selasa (19/05/2026), Ketua DPRD Kota Kendari Laode Muhammad Inarto menghadiri Rapat Koordinasi Status Tanggap Bencana dan Urgensi Strategi Penanganan Bencana Banjir yang telah melanda beberapa wilayah di Kota Kendari pada bulan Mei 2026. Rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara ini diikuti oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Wali Kota Kendari, Bupati Konawe Selatan, unsur Forkopimda, Balai Wilayah Sungai Sulawesi IV (BWS), dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).

Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Gubernur ini membahas berbagai langkah terpadu untuk mempercepat penanganan banjir. Beberapa poin utama yang menjadi fokus pembahasan meliputi normalisasi sungai, perbaikan sistem drainase, hingga penanganan infrastruktur yang terdampak akibat banjir. Dalam rapat tersebut juga ditegaskan pentingnya kerja sama yang erat antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam menangani masalah banjir, terutama terkait dengan normalisasi sungai, pembangunan tanggul, pengerukan material sedimentasi yang menumpuk, serta pembenahan sistem drainase perkotaan.

Banjir yang terjadi di Kota Kendari disebabkan oleh hujan ekstrem yang mengguyur wilayah ini sejak tanggal 9 Mei 2026. Dampaknya sangat terasa di sejumlah daerah, khususnya di kawasan aliran Sungai Wanggu dan Amohalo. Sistem drainase perkotaan yang belum beroperasi secara optimal menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan air hujan tidak dapat mengalir dengan lancar, sehingga menyebabkan luapan yang merendam permukiman warga serta lahan pertanian di sekitar lokasi tersebut.

Kehadiran Ketua DPRD Kota Kendari dalam rapat koordinasi ini menjadi bentuk perhatian dan dukungan terhadap upaya penanganan bencana banjir. Melalui sinergi antar berbagai tingkat pemerintahan dan instansi terkait, diharapkan langkah-langkah penanganan yang dilakukan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak serta mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Selain menangani kondisi darurat akibat banjir, dalam rapat juga dibahas langkah-langkah jangka panjang untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana di wilayah Sulawesi Tenggara, khususnya di Kota Kendari. Semua pihak sepakat untuk bekerja sama guna menyusun strategi yang komprehensif agar wilayah ini dapat lebih tangguh menghadapi kondisi cuaca ekstrem di masa depan.

kendari #kotakendari #kendarikotagoid #kendarihits #fyp @semuaorang