Penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Kendari yang dilakukan secara bergantian oleh masing-masing utusan fraksi dalam Paripurna yang digelar dewan perwakilan rakyat daerah Kota Kendari. Senin, (16/06/2025).
Rapat Paripurna dipimpin ketua DPRD kota Kendari Laode Muhammad Inarto, dan didampingi wakil ketua 1 Rizki Brilian pagala, dan wakil ketua Irmawati, serta dihadiri Wali kota Kendari Siska Karina Imran, wakil wali kota Kendari Sudirman, asisten, staf Ahli, kepala OPD lingkup Pemerintah Kota Kendari, serta Camat se kota Kendari.
Berikut rangkuman catatan pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Kendari terkait raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Kendari tahun 2024 yaitu :
Seluruh fraksi-fraksi DPRD kota Kendari mengapresiasi keberhasilan pemerintah kota Kendari dalam meraih WTP untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut dalam hasil audit LKPD Kota Kendari Tahun Anggaran 2024 oleh BPK RI perwakilan wilayah Sulawesi Tenggara.
Pandangan fraksi pada masa nasional, Fraksi Partai Golkar, dan fraksi PKS yang menyerahkan hendaknya APBD Kota Kendari disusun dengan berpedoman pada angka realisasi tahun sebelumnya, dan berdasarkan sumber-sumber pendapatan yang diyakini dapat direalisasikan penerimaannya, serta menyelaraskan belanja program dan kegiatan dengan potensi realisasi penerimaan yang realistis untuk mencegah terjadinya defisit di tahun-tahun mendatang.
Fraksi PKS, fraksi Nasdem, dan fraksi Golkar mengharapkan agar pemerintah kota Kendari menyikapi secara serius atas catatan yang diberikan oleh BPK RI terkait defisit saldo Silpa yang berpotensi meningkatkan hutang kepada pihak ketiga, bahkan sampai beresiko gagal dibayarkan di tahun 2025, serta mengambil langkah strategis dalam menjaga likuiditas dan mencegah penumpukan kewajiban yang dapat menghambat keberlanjutan program pembangunan.
Pandangan umum fraksi Partai Demokrat, fraksi persatuan Indonesia Raya, dan fraksi PDI perjuangan mengenai strategi pemerintah kota Kendari dalam penyelesaian pembayaran utang jangka pendek khususnya penyelesaian utang kepada pihak ketiga
Fraksi PDI perjuangan menyoroti defisit riil Pemerintah Kota Kendari sebesar 107,3 miliar dan memastikan dana hibah dan bantuan sosial sudah tersalurkan sesuai peruntukannya
Foto : Humsprodprdkendari

