Ketua Komisi 3 DPRD kota Kendari Laode Azhar dipercaya menjadi ketua forum kota sehat kota Kendari periode 2025-2027 setelah dilantik langsung oleh Walikota Kendari Siska Karina Imran di ruang Samaturu balai Kota Kendari. Rabu, (18/06/2025).
Anggota DPRD kota Kendari 3 periode ini menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, beliau berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai pihak demi mencapai target dan indikator yang dibutuhkan untuk mendapatkan penghargaan kota sehat.
Lebih lanjut, Beliau menilai pelibatan legislatif dalam forum ini sebagai langkah progresif yang memungkinkan percepatan penyusunan regulasi pendukung.
“Kami di DPRD siap fasilitasi regulasi yang selama ini menjadi titik lemah dalam capaian Kota Sehat,” ujarnya.
Ketua Komisi III ini juga membeberkan bahwa, dari sembilan indikator Kota Sehat, secara kumulatif Kota Kendari telah mencapai 89%, atau kategori “Padapa”, dan hanya membutuhkan tambahan dua persen untuk meraih predikat tertinggi, “Wistara”.
“Tim berkomitmen untuk menunjukkan kepada pemerintah pusat bahwa seluruh indikator telah dijalankan dengan sungguh-sungguh bukan hanya sekedar untuk penilaian” tegasnya.
Terakhir, politisi Partai Golkar ini meminta dukungan teknis dari dinas terkait dalam menyusun dokumen evaluasi yang akan dibawa ke kementerian.
Sementara itu, Walikota Kendari menyatakan kepuasannya atas terpilihnya Ketua Komisi 3 DPRD Kota Kendari Laode Ashar sebagai ketua forum kota sehat Kota Kendari.
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengaku dengan komposisi pengurus yang dipimpin Anggota DPRD Kota Kendari, Kota Kendari bisa meraih penghargaan Kota Sehat kategori Wistara.
“Saya tidak salah pilih Ketua Forum Kota Sehat kita, yang mana ini inklusif mewakili DPR dan juga mewakili masyarakat, mudah-mudahan dengan hadirnya bapak La Ode Azhar kita optimis, karena masih ada waktu kita untuk menghadapi penilaian,” ungkapnya.
“InsyaAllah tahun ini kita meraih Wistara,” tegasnya.
Menurut wali kota, Forum Kota Sehat merupakan wadah untuk menyatukan dan melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan berwawasan kesehatan, melalui tatanan sembilan indikator.
Pasangan Sudirman ini meminta, agar forum ini tidak hanya menjalankan rapat koordinasi semata, namun menampilkan kegiatan di masyarakat, dan kondisi riil di lapangan. Seperti menunjukkan aktivitas di kecamatan dan kelurahan yang melibatkan masyarakat kerja bakti setiap minggu. Kemudian Pengerukan drainase yang tersumbat di sejumlah wilayah.
“Kita tampilkan bahwa benar-benar terjadi di Kota Kendari, Kendari kota sehat, kota layak huni sesuai dengan visi misi kita bersama pak wakil, menjadikan kota Kendari sebagai kota layak huni yang semakin maju, berdaya saing, adil sejahtera dan berkelanjutan,” jelasnya, disambut tepuk tangan hadirin.
Wali Kota juga memerintahkan camat dan lurah untuk berperan aktif mendukung program Kota sehat. Kemudian Sekda diminta untuk menyediakan anggaran untuk mendukung kinerja Forum Kota Sehat.
Foto : Prokopim
#kendari #kotakendari #kendarikotagoid #kendarihits #fyp @semuaorang

