Wali Kota Menyapa Kecamatan Kadia dan Wua-Wua, DPRD Kendari Apresiasi Langkah Jemput Aspirasi Rakyat

KENDARI, Senin (24/8/2026) — Humas DPRD Kota Kendari — Ketua DPRD Kota Kendari Laode Muhammad Inarto bersama anggota DPRD dapil Kecamatan Kadia dan Wua-Wua, yaitu H. Samsuddin Rahim (Ketua Bapemperda), Rizki Brilian Pagala, Zulham Damu (Ketua Komisi 1), dan Arwin (Wakil Ketua Komisi 1), turut mendampingi Pemerintah Kota Kendari dalam kegiatan Wali Kota Menyapa yang berlangsung di kawasan Kali Kadia, Senin (24/8/2026). Kegiatan ini merupakan rangkaian roadshow di daerah pemilihan kelima, yang menyasar warga Kecamatan Kadia dan Kecamatan Wua-Wua.

Ketua DPRD Kota Kendari Laode Muhammad Inarto menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap program Wali Kota Menyapa yang digelar Pemerintah Kota Kendari. Menurutnya, langkah ini merupakan terobosan yang sangat tepat untuk menjembatani kesenjangan antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan nyata masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Kendari yang secara konsisten mendatangi masyarakat secara langsung. Program ini membuktikan bahwa pemerintah tidak hanya menunggu di kantor, tetapi hadir di tengah warga untuk mendengar apa yang benar-benar mereka butuhkan. Inilah wujud nyata pemerintahan yang responsif dan berpihak kepada rakyat,” ujar Laode Muhammad Inarto.

Ia menegaskan, kehadiran seluruh pemangku kepentingan dalam satu forum bersama masyarakat akan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang selama ini dirasakan warga.

“Kehadiran pemerintah, DPRD, Forkopimda, dan seluruh perangkat daerah di satu tempat adalah formula terbaik untuk menyelesaikan masalah. Dengan semua pihak hadir, tidak ada lagi alasan persoalan warga tertunda atau saling lempar tanggung jawab. Aspirasi yang disampaikan hari ini menjadi komitmen bersama untuk segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

Ketua DPRD juga memuji desain program yang melibatkan langsung para pemuka masyarakat mulai dari RT, RW, LPM, Karang Taruna, hingga tokoh masyarakat. Hal ini dinilai sangat penting karena merekalah yang paling dekat dengan realitas kehidupan warga sehari-hari.

Dalam kegiatan ini, warga secara terbuka menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari keluhan harga gas LPG 3 kilogram, masalah banjir dan drainase, lampu jalan yang mati, kerusakan jalan, keterlambatan honor RT/RW, penanganan bangunan di tepian kali, hingga pengawasan keamanan sekolah. Berbagai usulan dan kebutuhan pembangunan juga disampaikan langsung kepada jajaran pemerintah dan DPRD yang hadir.

Program seperti Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) dan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang diperkenalkan dalam kegiatan ini juga dinilai DPRD sebagai langkah strategis yang perlu didukung dan dipantau pelaksanaannya agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kegiatan Wali Kota Menyapa diharapkan terus berlanjut menjadi tradisi yang memperkuat jembatan komunikasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, sehingga Kota Kendari berkembang bersama dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.